Doraemon Edisi Terakhir, unOfficial part ..
Uncategorized February 28th, 2008Gw dapet edisi terakhir dari manga Doraemon, sebuah episode singkat yang (katanya) dibuat oleh asisten Fujiko.F.Fujio. Walaupun sebenarnya Doraemon tidak pernah ingin ditamatkan, tetapi sebuah cerita yang hebat, harus mempunyai ending yang hebat.
Tidak seperti di cerita-cerita lain dimana Doraemon diceritakan ‘pulang ke abad 22′, disini, edisi terakhir dimulai saat Doraemon kehabisan baterai, sayangnya, baterai cadangan dari sebuah robot kucing biasanya ada di telinga, dan seperti yang kita tahu. Doraemon sudah lama kehilangan telinganya.
Karena itu Doraemon hanya bisa dihidupkan kembali dengan 2 cara :
- Membawa Doraemon ke masa depan, untuk diganti baterainya, tetapi apabila ini dilakukan, maka semua memory Doraemon akan hilang (kalau komputer istilahnya di Install ulang), termasuk kenangan Doraemon terhadap Nobita.
- Membiarkan Doraemon seperti itu, sampai suatu saat ada orang yang bisa memperbaiki Doraemon, siapapun itu.
Akhirnya Nobita memilih pilihan kedua, Doraemon dibiarkan seperti itu. Sampai ada yang bisa memperbaikinya ..
Bagian yang bikin gw terharu adalah, Nobita berjanji kepada Doraemon, bahwa dialah orang yang akan memperbaikinya, sejak Doraemon ‘kehabisan baterai’. Nobita berubah, dia mendapat nilai yang bahkan lebih tinggi daripada Dekisugi. Di lain pihak, Nobita bukan lagi seorang yang cengeng, suka bermain, dan ceria, hal ini yang membuat Shizuka sedikit khawatir.
Pada akhir cerita, Nobita menjadi seorang ilmuwan robot nomor.1 di dunia, dan dia menjadi orang yang mengembalikan Doraemon ke dunia. Dia memasang kembali telinga Doraemon, dan Doraemon pun kembali.
Pada saat itu Shizuka sadar, bahwa Nobita yang baik hati, yang selalu memperhatikan orang lain, yang selalu peduli, tidak pernah berubah.
Nobita adalah Nobita, seorang anak bodoh yang tidak mempunyai kelebihan apapun. Tetapi disaat dia mempunyai tekad, maka dia akan melakukannya dengan serius, melebihi apapun.
Komiknya bisa kalian nikmati disini >>> Klik Disini <<<
Aku ingin begini …
Aku ingin begitu …
Ingin ini …
Ingin itu …
Banyak sekali …
Semua-semua-semua …
Dapat dikabulkan …
Dapat dikabulkan dengan ..
Kantong ajaib …
n.b :
Gw sempet nangis, ketika menyadari betapa dalamnya makna yang terkandung dalam 11 halaman singkat tersebut. Karena gw merasa gw seperti Nobita, seorang anak yang gak jelas masa depannya, yang kemudian mempunyai impian, dan mewujudkan impiannya itu.
Sepanjang perjalan pulang dari kampus gw merenung, menghela napas, lalu menangis (tapi ditahan). This last episode, maybe just an unofficial episode of Doraemon’s. But this last chapter, is the best episode that I ever knew…
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.